RSS

Category Archives: Mikrokontroler

Led geser dengan codevisionAVR (2)

Nah sekarang Aku mau tunjukkin cara lain gimana buat program geser led. kalo sebelumnya sudah pake cara yang sangat simple dan kali ini …….langsung aja deh…check this out!!!

#include <mega16.h>
#include <delay.h>
// Declare your global variables here
#define led PORTA // Output8 buah led di PORTA (Port lain jg b, misal : port B, D dan C)
int x,y; //Pendeklarasian variabel x dan y
void Ges_Kir()
{
for (x=0;x<2;x++) // untuk 2 kali perulangan
{ led=0x01; //led 1 nyala (bit 1=on)
delay_ms(2000); // delay 2 sekon
led=0x02; //led 2 nyala
delay_ms(2000);
led=0x04; //led 3 nyala
delay_ms(2000);
led=0x08; //led 4 nyala
delay_ms(2000);
led=0x10; //led 5 nyala
delay_ms(2000);
led=0x20; //led 6 nyala
delay_ms(2000);
led=0x40; //led 7 nyala
delay_ms(2000);
led=0x80; //led 8 nyala
delay_ms(2000);}
}
void Ges_Kan()
{
for (y=0;y<2;y++) // untuk 2 kali perulangan
{ led=0x80; //led 8 nyala
delay_ms(2000); // delay 2 sekon
led=0x40; //led 7 nyala
delay_ms(2000);
led=0x20; //led 6 nyala
delay_ms(2000);
led=0x10; //led 5 nyala
delay_ms(2000);
led=0x08; //led 4 nyala
delay_ms(2000);
led=0x04; //led 3 nyala
delay_ms(2000);
led=0x02; //led 2 nyala
delay_ms(2000);
led=0x01; //led 1 nyala
delay_ms(2000);}
}
void main(void)
...
...
...DDRA=0xFF;
while (1)
{
// Place your code here
Ges_Kir(); // panggil sub-fungsi Ges_Kir
Ges_Kan(); // panggil sub-fungsi Ges_Kan
};
}

Nah, gimana hasilnya ? dah jalan belum led nya?…..(maksudnya bukan jalan2 ke mall).

Kalo buat kali ini kita perlu banget ngerti perbedaan antara bit dan byte, nah loeh……!!!

ya udah, di bawah ini akan dijelaskan sedikti tentang perbedaan tersebut.
Bit ( Binary Digit ) sebuah digit dalam  sisten bilangan biner  atau basis 2. Bit digunakan untuk menyatakan satuan terkecil dalam dunia komunikasi informasi data dan termasuk juga pengiriman data. Arti sebuah bit juga sering kali digunakan dalam elektronika digital yaitu untuk menyatakan sebuah keadaan “nyala” – “mati”, “on” – “off”, “high” – “low” dan sebagainya. contoh : 11001101 ( biner ), angka tersebut memiliki panjang 8 bit.

Byte  adalah sebuah kumpulan bit. Saat pertama kali digunakan, byte mempunyai panjang yang tidak tetap. Sekarang, byte umumnya mempunyai panjang sebesar delapan  (8) bit. Byte yang mempunyai panjang delapan bit juga dikenal sebagai octet. Sebuah byte bisa mempunyai 256 nilai yang berbeda (28 nilai, 0–255). Nilai sebesar empat bit disebut juga nibble, dan bisa mempunyai 16 nilai yang berbeda (24 nilai, 0–15).

Konversi bit

sekian dulu deh….semoga bisa bermanfaat buat yang membutuhkan.( Amin….Amin )

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 31, 2011 in instrument, Mikrokontroler

 

Mikrokontroler + Downloader

Oh iya,kemarin kan dah posting led geser dengan codevisionAVR tapi aku belum kasih tau apa aja yang perlu disiapin buat belajar mikrokontroler.

Yang pertama, harus nyiapin dulu blok mikronya….bisa pake IC ATmega 16 atau 8535 atau sejenisnya.

trus gak hanya IC mikro aja yang dibutuhkan tapi ada komponen2 lainnya, nah dibawah ini aku kasih listnya jadi bisa beli di toko-toko elektronik terdekat dan komponennya ini terjual terpisah.

IC ATmega 16 atau lainnya + socket

kristal 11,0592

kapasitor 22 pF     2 buah

untuk gambar rangkaiannya seperti dibawah ini :

kalau sudah dirangkai sesuai gambar jangan lupa untuk mengecek lagi pin-pin mana aja yang terhubung dan yang tidak, jangan sampai kebalik atau salah karna mikro tidak akan bisa digunakan. selamat mencoba…..

Yang kedua, harus ada downloadernya…..fungsi dari downloader ini adalah untuk memasukkan/flash program ke mikro.

Kalau aku pake IC ATmega 8 buat rangkaian downloadernya,neh tak kasih list komponennya:

IC ATmega8 + socket

kristal 12.000

capasitor 22 pF       2 buah

2 led kecil ( merah + ijo)

resistor

diode zener 3.6 Volt    2 buah

port USB ( type A ato type B)

Gambar rangkaian :

kalau sudah dirangkai sesuai gambar jangan lupa untuk mengecek lagi pin-pin mana aja yang terhubung dan yang tidak, jangan sampai kebalik atau salah karna mikro tidak akan bisa digunakan. selamat mencoba…..

Nah kalo bwt driver usbasp nya bisa cari d Mbah Google dan jangan lupa juga download avrdude yang versi 5.5 trus yang paling penting codevisionAVR…..ini aku kasih link downloadnya,semoga aja bisa .

Download codevisionAVR
Download avrdude 5.5
Download driver usbasp

Kalau ada yang kurang pas mohon kritik dan sarannya…..semoga bisa bermanfaat.

 
5 Comments

Posted by on April 8, 2011 in instrument, Mikrokontroler

 

Led Geser dengan CodevisionAVR

Kali ini mau sedikit (sedikit apa banyak yo?) berbagi atau share tentang gimana belajar mikrokontroler yang salah satunya adalah pemograman input-output. pemograman I/O merupakan dasar dari gimana melakukan pengontrolan atau mengendalikan suatu sistem berdasarkan dari input yang diterima atau di request sehingga outputnya dapat disesuaikan dengan input.   kita bisa menggunakan Led sebagai indikator outputnya.

ini ada contoh pemograman output untuk Led yang begeser dari kanan kekiri atau sebaliknya : cekidot…….

Project : Output Led
Version   :
Date       : 2/19/2011
Author    : Prita
Company : WEIP

#include <mega16.h>
#include <delay.h>
#include <stdio.h>
unsigned char Led,u;

void main (void),
DDRA=0xFF;    //portA sebagai output
led=0x01;
while (1){
          for (u=0; u<=2; u++)     // looping Led (nyala-mati)sebanyak 2 kali
        {
         PORTA=Led;            // portA diisi dengan nilai dari variabel Led
         delay_ms(100);      
         PORTA=0;             // portA diisi dengan logika 0
         delay_ms(100);     
        }
        led<<=1;               // (<<)geser ke kiri dan (>>)ke kanan sebanyak nilai yg ada didalam Led 1 kali
          if (Led==0)          
           {                       
            Led=0x01;        //  variabel Led diisi dengan kondisi awal
           };
      };
}

keterangan :
while = perulangan / looping jika kondisi yg diuji benar
for = perulangan / looping dengan kondisi dan syarat yang ditentukan
if = mengecek suatu kondisi

Diatas itu hanya salah satu contoh dan bisa dimodifikasi sesuai dengan selera masing2…..
Jangan lupa untuk mengecek port output di mikro dengan sourcode yang ada pada codevision dan pembuatan fungsi serta aliran program (penggunaan If,While, dan For).

semoga bermanfaat dan selamat mencoba…….

 
Leave a comment

Posted by on March 11, 2011 in Mikrokontroler